counter

SENKOM INFORMATION CENTER

Sabtu, 17 Agustus 2013

POSKO MUDIK 2013



Rangkaian Kegiatan Pos Yan Mandiri 

Senkom Kab. Lahat 2013


1. Rapat koordinasi persiapan Operasi Ketupat  2013 di Mapolres Lahat.Ketua Senkom Kab. Lahat di berikan kesempatan untuk memberikan presentasi di depan peserta  Rakor Persiapan Operasi Ketupat 2013 Polres Lahat.

Rabu, 10 Juli 2013

BANJIR BANDANG DI KAB. LAHAT




Pada hari Senin tanggal 8 Juli 2013 pukul 9.00 WIB, telah terjadi Banjir Bandang di daerah Kab. Lahat

Air Bah datang dengan tiba - tiba menghantam daerah pinggiran Sungai Lematang,,

Dengan Sigap dan Responsif Anggota Senkom, Polisi dan TNI dan BPBD Kab. Lahat bersama KSR - PMI unit STIE Serelo dan Relawan lain bahu membahu menolong korban yang berjatuhan,


Anggota Senkom memback-up bagian pengumpulan data dan informasi mengenai kerugian yang disebabkan bencana tersebut,

dan langsung menginformasikannya kepada BPBD Kab. Lahat sebagai Koordinator penanngulangan Bencana,,

Anggota SAR Senkom juga berperan aktif dalam mengevakuasi para korban.

Dalam kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh orang – orang yang ingin bertindak kriminal yaitu mencuri barang – barang korban bencana dan juga bantuan – bantuan dari donatur,, disini anggota Senkom beserta Anggota Polri dan TNI yang bertugas di lapangan langsung menangkap pelaku dan mengamankannya dari amuk massa,,
 












Demikian sepenggal SKENARIO dari Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir Bandang,

yang diadadakan oleh BPBD Kab. Lahat


Tanggal 8 juli 2013

Acara dibuka oleh Kepala Pelaksana BPBD Kab. Lahat, Faisal Ishak

Unsur Peserta Diikuti oleh :

1.       BPBD Kab. Lahat

2.       TAGANA Kab. Lahat

3.       SENKOM Kab. Lahat

4.       TNI

5.       POLRI

6.       Tim Kesehatan Dinkes Kab. Lahat

7.       KSR – PMI STIE Serelo

 

 


Dalam Sambutannya Kepala Pelaksana BPBD Kab. Lahat sangat berterima kasih dan apresiasi tinggi kepada Senkom Kab. Lahat yang telah bersedia ikut serta sebagai relawan dan sumbangsih pemikirannya, masih dalam sambutannya, Kepala Pelaksana BPBD Kab. Lahat juga juga mengajak Senkom untuk yang akan datang bisa terus bekerja sama dalam  Program - Program kegiatan BPBD Kab. Lahat.  


Sementara itu Ketua Senkom Kab. Lahat( Sumsel 06.01) H. Leo Wahab menyambut baik ajakan dari Kepala Pelaksana BPBD Kab. Lahat yang mengajak untuk tetap bekerja sama dalam kegiatan BPBD Kab. Lahat tersebut.

 

dok.Sugeng, ST, (Sumsel 06.03)

       Sumsel 12A

Sabtu, 27 April 2013




Wakapolri Coba Alat Komunikasi Senkom














Kecepatan alat komunikasi yang digunakan Senkom Mitra Polri dalam menyampaikan informasi dari seluruh penjuru tanah air kepada aparat terkait di pusat, menarik perhatian Wakapolri Komjend Nanan Soekarna untuk mencobanya setelah penutupan diklat Kamtibmas dan Telematika di Gedung Minhajurrosyidin Lubang
Buaya Jakarta Timur (11/4/13).

Di hadapan 500 peserta diklat telematika Nanan Soekarna melakukan komunikasi dengan Misyadi anggota Senkom Mitra Polri di Patumbak Medan Amplas Sumatera Utara mempergunakan HT yang tersambung se nusantara.

Silahkan terus koordinasi dengan kami dalam menjaga kamtibmas di wilayah masing-masing dan selamat bertugas, kata Nanan dalam komunikasi tersebut.


Komunikasi yang dilakukan Wakapolri langsung didengarkan dan direspon oleh anggota Senkom Mitra Polri di seluruh penjuru nusantara dengan mempergunakan HT.


Add caption
Peralatan seperti inilah yang kami butuhkan, agar setiap tanda-tanda adanya kejadian adanya gangguan kamtibmas dapat segera disampaikan, tambahnya.

Alat komunikasi Senkom Mitra Polri terdiri dari analog dan digital, dengan swadaya memanfaatkan alat komunikasi masa lalu seperti HT dan Rig dimodifikasi untuk dimaksimalkan penggunaannya, digabung dengan teknologi masa kini sehingga bisa dipakai komunikasi jarak jauh seperti semboyannya menembus jarak tanpa batas. (Yusuf)

Senkom.or.id

Pembukaan Diklat Nasional Kamtibmas dan Telematika Senkom


Ketua Senkom Kab. Lahat Berjabat Tangan Dengan Waka Polri dalam Acara Penutupan Diklatnas 2013
Ketua Senkom Kab. Lahat Bertatap Muka Langsung
Dengan Waka Polri dalam Acara Penutupan Diklatnas 2013


Diklat Kamtibmas dan Telematika Senkom Mitra Polri bersama Mabes Polri diikuti 1500 peserta dibuka secara resmi oleh Kabaharkam Polri Komisaris Jenderal Polisi Drs. Oegroseno, SH (9/4/13) mewakili Wakapolri.



Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon udara pada saat upacara pembukaan di lapangan gedung Minhajur Rosyidin Lubang Buaya Jakarta Timur.

Hadir dalam pembukaan Pejabat Mabes Polri, Mabes TNI, Ketua KNPI, BNPB, Kemenpora dan undangan lainnya.
Dalam sambutan Kabaharkam, saat ini Polri sedang melaksanakan proses reformasi untuk menjadi kepolisian yang profesional, maka Polri harus menyesuaikan diri dengan perkembangan kehidupan masyarakat dengan cara merubah paradigma dari yang reaktif dan konvensional menjadi proaktif dan modern dengan mengedepankan kemitraan dalam rangka pemecahan masalah-masalah sosial.

Polri sadar bahwa untuk menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan tenteram dalam masyarakat Polri tidak dapat bekerja sendiri akan tetapi Polri harus bermitra dengan masyarakat.

Dalam hal ini masyarakat tidak hanya sebagai obyek dalam ketertiban masyakarat akan tetapi sejajar/setara dengan Polri untuk bersama-sama memecahkan masalah sosial yang ada di masyarakat.

Peran serta masyarakat sebagai state holder dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat harus kembali diberdayakan dan ditingkatkan sehingga masing-masing anggota masyarakat dapat berperan aktif untuk menjaga keluarga dan lingkungannya dari gangguan kamtibmas.

Oleh karena itu diharapkan setiap anggota Senkom yang ada di seluruh Indonesia dapat melaksanakan peran dan fungsinya bersama dengan masyarakat untuk membantu dan mensosialisasikan tugas dan kegiatan pemolisian dalam mewujudkan atau terciptanya situasi yang kondusif dan siskamtibmas secara swakarsa.
Keterbatasan sumber daya Polri yang merupakan salah satu hambatan internal Polri dalam pembinaan kamtibmas akan terbantu dengan adanya partisipasi masyarakat terutama dari Senkom sebagai mitra polri dalam pembinaan kamtibmas, lanjutnya.

Tampak Peserta Diklatnas 2013 Berbaris Rapi
Rapat koordinasi Pengurus Pusat Senkom Mitra Polri dengan Mabes Polri dilakukan setelah upacara pembukaan yang dihadiri pula oleh ketua Senkom Provinsi se Indonesia untuk melaporkan semua kegiatan Senkom yang telah dilakukan.

Pada diklat ini Mabes TNI juga memberikan materi tentang peranan Negara dalam mengamankan setiap jengkal wilayah NKRI yang disampaikan pada peserta kamtibmas.

Materi pembuatan Blog, Eqso, Direction Finder, Cara buat RPU, mengukur jangkauan pancaran radio diberikan pada 500 peserta diklat telematika. (Yusuf Em)

Senkom.or.id

Tips Aman Mengendarai Motor Saat Hujan


Jumlah pengendara sepeda motor khususnya di ibukota saat ini sepertinya sudah mencapai puncaknya. Karena mobilitas yang tinggi, serta hemat dari sisi biaya dibanding jenis kendaraan yang lain, membuat masyarakat memilih untuk menggunakan sepeda motor untuk aktifitas sehari-hari. Salah satu “musuh” dari pengendara motor adalah hujan. Selain menyebabkan jalanan licin dangan, badan basah kuyup adalah resiko terbesar pengendara motor dikala hujan. Berikut adalah tips yang dapat anda gunakan untuk menghadapi hujan :
1. Jangan lupa selalu membawa jas hujan. Ketika mulai turun hujan dan anda sedang berkendara maka jangan panik tetap tenang dan segera ke tepi untuk berhenti dan menggunakan jas hujan. Pastikan kepala tetap leluasa untuk di gerakan jangan sampai terkekang oleh jas hujan anda. Dan pastikan jas hujan anda tidak menutupi anda untuk melihat ke belakang melalui spion.
2. Selalu bawa kain lap, busi cadangan serta alat pemasang dan pencopot busi. Kenapa harus membawa cadangan busi ? Karena kita tidak tahu kapan sepeda motor kita mogok dan tidak tahu apakah saat sepeda motor kita mogok ada bengkel atau toko penjual suku cadang yang masih buka. Di kota-kota besar saat ini tatkala hujan sering banjir atau ada air yang menggenangi jalan, yang mana sangat rawan untuk masuk mengenai busi sepeda motor kita. Faktor utama yang sering menyebabkan sepeda motor mogok tatkala musim hujan adalah busi kemasukan air. Jika mogok copot busi dan bersihkan busi serta tempat busi. Cara membersihkannya, setelah busi di copot tutup tempat busi dengan kain kemudian lakukan seperti saat mau menyalakan sepeda motor. Tujuannya untuk mengeringkan tempat busi dari air. Jika masih tidak bisa maka ganti saja dengan busi yang baru. 
3. Tetaplah memakai sepatu jangan memakai sandal jepit saat berkendara sepeda motor apalagi disaat hujan. Pada umumnya orang lebih sayang sepatunya daripada keselamatan dirinya, padahal dengan menggunakan sepatu akan membuat kita lebih aman saat berkendara apalagi di saat hujan dimana jalan banyak yang licin.
4. Saat hujan celana jangan di lipat. Mengapa ? Karena dapat membahayakan kaki anda. Pertama bahaya terkena panasnya mesin sepedamotor dan yang kedua berbahaya kalau terjatuh kaki tidak terlindungi sehingga rawan luka.
5. Saat hujan pastikan lampu sepeda motor anda selalu menyala. Dalam keadaan hujan kurangi kecepatan anda dalam berkendara sekalipun di tempat yang sepi. Jaga jarak yang cukup dengan kendaraan di depan anda. Hujan dapat menghalangi pandangan kita untuk itu kita harus berhati-hati karena setiap saat kita mungkin memerlukan tindakan untuk berhenti mendadak mungkin karena ada jalan yang berlubang, mungkin ada orang yang menyeberang jalan, mungkin juga ada kendaraan berlawanan arah dengan kita yang sedang menyalip. Nah di saat hujan rem terkadang tidak berfungsi seakurat seperti saat tidak hujan karena sekalipun roda sudah berhenti ban sepedamotor cukup licin untuk bergesekan dengan jalan. Dan ingat saat mengerem akan lebih bagus jika menggunakan rem depan dan belakang secara bersamaan serta sedikit demi sedikit.
Semoga berguna.
Sumber : http://inijakarta.com/traveller-tips/tips-aman-mengendarai-motor-saat-hujan/, Gambar Ilustrasi.

Tips Siaga Bencana Gempa Bumi

APA ITU GEMPA BUMITambah Gambar
Gempa Bumi adalah getaran di tanah yang disebabkan oleh pergerakan permukapisentrum adalah titik di permukaan bumi, tepat ditas pusat gempa. Hiposentrum berada jauh dalam tanah ditempat batuan pecah 7 bergeser untuk pertama kali.Gempa Bumi yang kuat dapat menyebabkan kerusakan besar bagi gedung, jembatan dan bangunan lain, termasuk juga korban nyawa.
JENIS GEMPA BUMI
A. GEMPA BUMI VULKANIKTambah Gambar
Adalah getaran kuat akibat kegiatan gunung berapi.
B. GEMPA BUMI TEKTONIK
Adalah getaran kuat yang diakibatkan oleh patahan bumi karena pergesekan lempeng samudera atau lempeng bumi.

Kebanyakan gempa bumi berasal dari kerak bumi yang tidak jauh dari bawah tanah. Kadang gempa juga bisa terjadi sangat jauh dibawah permukaan bumi.
Tanda-tanda terjadinya g
DI DALAM BANGUNAN
Semua benda yang tergantung bergoyang dan berjatuhan, misalnya : lampu gantung, pigura, jam dinding, lukisan dan lai-lain. Semua benda yang berdiri atau terletak diatas meja bergeser dan berjatuhan, misalnya : TV, radio, jam, alat makan, kompor dll.
DI LUAR BANGUNAN
Pohon, tiang listrik dan lampu jalan, jembatan serta gedung bergetar, bahkan jika terjadi getaran sangat kuat akan mengakibatkan tumbang dan roboh. Retakan/rekahan akan terlihat jelas pada permukaan tanah, dinding bangunan, dan jembatan.
SAAT TERJADI GEMPA
BILA BERADA DI DALAM BANGUNAN
- Bila memungkinkan, segera cari jalan keluar yang aman
- Bersembunyi dibawah meja, untuk menghindari reruntuhan
- Hindari berada di dekat lemari, lemari es dan benda-benda yang mungkin bisa rubuh
- Jangan berlari keluar dengan tergesa-gesa/panic

BILA BERADA DI LUAR BANGUNAN
- Hindari bangunan tinggi, jembatan, tiang listrik, papan reklame
- Jangan mendekati pohon-pohon yang tinggi
- Cari tempat terbuka, atau tanah lapang
SETELAH TERJADI GEMPA
- Jangan segera masuk ke bangunan setelah terjadi gempa, karena kemungkinan akan terjadi
gempa susulan
- Segera berikan pertolongan pertama terhadap korban gempa
- Cari informasi lebih lanjut dari pihak yang berwenang tentang gempa yang terjadi
Gempa Bumi Dapat Diikuti Tsunami Apabila :
- Getaran dirasakan sangat kuat.
- Menimbulkan kerusakan hebat.
- Air laut surut secara drastic dan selang beberapa menit muncul suara gemuruh dari arah laut.

- Sumber : http://bnpb.go.id/website/asp/content.asp?id=48